Dwiana Galuh Pratiwi



Judul buku               :           Sejarah Radio
Penulis                      :           Egha W.Z Prayoga
Penerbit                    :           Citra Adi Bangsa
Tahun terbit             :           2008
Halaman                  :           I-IV + 60 Halaman

            Manusia sebagai makhluk sosial pasti harus saling berkomunikasi satu sama lain. Untuk itu, agar lebih mudah berkomunikasi, sudah sejak dulu telah digunakan alat komunikasi, salah satunya Radio. Siapa yang tidak tahu Radio? Radio adalah alat komunikasi yang sudah dikenal sejak dulu dan perkembangannya masih berjalan hingga sekarang.
            Radio merupakan teknologi yang digunakan untuk mengirim sinyal melalui gelombang elektromagnetik. Kata ‘radio’ tidak hanya untuk menyebut benda elektronik radio saja. Akan tetapi, juga berkaitan dengan alat penerima gelombang suara seperti pada gelombang TV dan telepon genggam. Melalui radio, kita bisa mengetahui berbagai berita, musik, dan info-info terbaru lainnya.
            Buku yang ditulis oleh Egha W.Z Prayoga ini, akan mengungkapkan sejarah dan perkembangan radio dari awal diciptakan hingga masa kini. Berawal dari penemuan Henrich Rudolf Hertz tentang gelombang yang melintas melalui udara, maka diciptakanlah radio yang dapat digunakan untuk mengirim sinyal. Hingga sejarah adanya Radio FM. Selain itu, buku ini juga membahas mengenaia jenis-jenis radio, stasiun radio, lembaga-lembaga penyiaran radio, dan organisasi-organisasi radio di Indonesia, serta masih banyak lagi.
            Buku yang berukuran 21,5 cm x 30 cm ini, juga berisi tentang penemuan-penemuan radio seperti Radio Digital, Radio Satelit, dan lain-lain beserta penjelasannya. Buku yang terlihat tipis namun dapat memberi wawasan dan pengetahuan yang banyak ini, diharapkan dapat bermanfaat untuk siapa pun yang ingin mengetahui berbagai informasi menarik mengenai radio.
            Buku yang diterbitkan oleh Citra Adi Bangsa ini memang kurang praktis, tetapi dalam buku yang disertai dengan ilustrasi gambar berwarna ini mempermudah pembaca  untuk memahaminya. Secara fisik, buku ini penampilannya menarik, dengan kualitas bahan yang bagus. Bahasa yang digunakan juga singkat dan mudah dipahami. Buku ini merupakan kumpulan informasi dari berbagai sumber internet.
            Akhirnya, buku yang meski sederhana , semoga dapat menambah keingin tahuan para pembaca tentang penemuan dan sejarah sesuatu yang ada serta digunakan saat ini.


http://uny.ac.id
Dwiana Galuh Pratiwi





DARAH
Komponen penyusun Darah      :
1)    Cair( Plasma darah)             berwarna kuning- kekuningan.
Fungsi Plasma darah         :
Untuk mengatur dan mengedarkan sari-sari makanan, kecuali yang mengandung lemak.
2)    Padat (sel darah)          1. Sel darah merah     (Eritrosit)
        2. Sel darah putih       (Leukosit)
                                3. Keping darah          (Trombosit)

1.    Sel darah merah (Eritrosit)  :
Ø Bentuk sel : bulat, pipih, cekung di tengah
Ø Berwarna merah karena mengandung hemoglobin
Ø Berfungsi untuk mengangkut dan mengedarkan oksigen
Ø Jumlah sel 5 juta smpai 6 juta/m2
Ø Terdapat di sumsum merah
Ø Umur 120 hari
Ø Tidak mempunyai inti selS
Ø Eritrosit yang mati akan menjadi garam-garam empedu
2.    Sel darah putih (Leukosit)    :
§  Bentuknya tidak tetap/berubah-ubah (amoboid)
§  Tidak berwarna
§  Berfungsi sebagai pembunuh kuman       
Vagosit          membunuh kuman dengan cara memakan kuman
Limfosit           membunuh kuman engan cara meracuni kuman
§  Jumlah sel 8 ribu sampai 10 ribu/m2
§  Umur 12-13  hari
§  Mempunyai inti sel
§  Leukosit yang mati akan menjadi nanah yang akan membunuh kuman
Diapedesis          :    Menerobos dinding sel tanpa menimbulkan luka
Leukopeni          :    Jumlah leukosit kurang dari normal
Leukositesis        :    Jumah leukosit yang melebihi normal
Leukimia             :    sel darah putih berlipat ganda sehingga sel darah            putih tidak memakan kuman, tetapi memakan sel darah lain.
3.    Keping darah (Trombosit)    :
·        Bentuknya kecil-kecil tidak teratur
·        Tidak mempunyai inti sel
·        Jumlah sel 250 ribu sampai 300 ribu/m2
·        Umur 9 hari
·        Berfungsi membekukan darah jika terjadi luka (menutup luka)
·        Terdapat di sumsum merah UI



BUKU CATATAN BIOLOGI KELAS 9 SMP N 2 MUNTILAN

 

http://uny.ac.id